Menurut Suprapto (2007) pendidikan karakter memiliki makna lebih tinggi daripada pendidikan moral karena bukan sekedar mengjarkan mana yang benar dan mana yang salah. Lebih dari itu, pendidikan karakter menanamkan kebiasaan (habitution) tentang yang baik sehingga siswa didik menjadi paham, mampu merasakan, dan mau melakukan hal baik.
Sebetulkan pendidikan karakter sama dengan pendidikan Akhlak, hanya saja orang barat tidak mengenal kata Akhlak yang mereka kenal adalah pendidikan karakter, tetapi pada hakikatkan sama.pembentukan karakter sendiri dimulai dari sejak manusia dilahirkan kebumi, dari bagaimana orang tua mendidikan anak sejak baru lahir kedunia. Karakter yang baik akan ada ketika dibiasakan sejak masih kecil.
Adapun nilai-nilai yang diajarkan dalam pendidikan karaktermenurut Megawi (2007) yaitu: